Rabu, 27 Februari 2013

Seiring dengan perkembangan zaman, rasa cinta kepada negara tercinta indonesia mulai surut. Banyak orang-orang terutama pemuda Indonesia lebih memilih budaya barat dibandingkan budaya Indonesia. Lantas apakah kita hanya akan tinggal diam mendengar hal ini ? Tentu saja tidak bukan?. Kita harus bisa membangkitkan rasa cinta tanah air dengan cara menanamkan rasa cinta tanah air pada anak khususnya remaja. Salah satu contoh yang dilakukan oleh anak SMK PGRI 2 PONOROGO kemarin pada saat pembukaan Ezpo Cup 2013 di GOR. Pada tanggal 24 februari 2013 menampilkan kesenian asli ponorogo. Ya reyog, itu merupakan salah satu upaya bagaimana mencintai budaya kita sendiri dan menanamkannya sejak dini. Mengapa menanamkan pada anak? hal itu sering dipertanyakan. Menanamkan rasa cinta tanah air pada anak sangat penting. Sebab jika kita sudah Menanamkan rasa cinta pada tanah air pada anak sejak dini, maka anak akan memiliki pegangan dan pandangan positif tentang negaranya. Menanamkan rasa cinta tanah air pada anak bisa dimulai dengan cara berikut ini :

- Mengenalkan Negara Indonesia pada anak. Hal ini merupakan hal yang paling utama untuk menanamkan dan menumbuhkan rasa cinta tanah air pada anak. Sesuai dengan kata pepatah, “ Tak kenal maka tak sayang ”. Jika seorang anak belum mengenal negaranya sendiri , bagaimana bisa dia akan cinta terhadap tanah airnya ? Oleh karena itu kita harus bisa memperkenalkan Indonesia beserta budayanya dengan baik kepada anak. Dengan demikian, setelah anak mengenal Tanah airnya sendiri maka mereka mulai bisa untuk mencintai tanah airnya sendiri.

-Memberi pelajaran tentang pancasila pada anak Hal ini adalah poin yang tak kalah pentingnya dengan poin diatas. Mengapa demikian ? Sebab Pancasila adalah ideologi dan dasar negara Indonesia. Nah dengan memberi pelajaran tentang pancasila pada anak, maka anak pun bisa mengetahui lebih dalam mengenai negaranya sehingga mereka bisa merasa lebih cinta pada tanah airnya.

- Mengenalkan anak pada budaya Indonesia Mengenalkan anak pada budaya Indonesia merupakan cara yang efektif untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air pada anak, sebab jika anak sudah mengenal bahkan mengetaui tentang budaya indonesia berarti anak itu sudah mencintai budaya tanah airnya dan anak itupun akan ikut menjaga dan melestarikan budaya Indonesia sehingga budaya Indonesia menjadi lebih aman.

- Mengajak anak untuk aktif dalam organisasi. Kita bisa menanamkan rasa cinta tanah air pada anak dengan cara ini. Anak yang melibatkan dirinya dlm organisasi, akan berusaha menjadi pribadi yang berguna. Inilah sebabnya, anak menjadi pribadi yang berinisiatif tinggi karena ia merasa diperlukan oleh organisasinya. Jika seorang anak sudah merasa bertanggung jawab pada sebuah organisasi, bukan tidak mungkin dia bisa bertanggung jawab pada tanah airnya.

- Mengajak anak untuk bermain permainan tradisional Hal ini bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan. Tapi hal ini juga bermanfaat untuk menanamkan rasa cinta tanah air pada anak. Sebab dengan cara ini, otomatis kita juga mengajak anak untuk mencintai budaya Indonesia · Berprilaku baik sebagai contoh cinta pada tanah air pada anak Selain memberi pendidikan dan pelajaran untuk cinta tanah air, kita juga harus berprilaku yang baik. Sebab, kita sebagai orang yang lebih dewasa secara otomatis memberi contoh pada anak melalui tingkah laku kita. Jadi kita harus bertingkah laku baik misalnya mentaati peraturan negara sehingga anak tersebut bisa mencontoh prilaku baik kita dan menjadi lebih cinta pada tanah airnya. Nah, dengan cara begitu kita bisa menanamkan rasa memiliki terhadap kebudayaan sendiri

Sabtu, 16 Februari 2013

Buatlah Budaya Menjadi Bagian dari Hidupmu

Posted by Budayaku On 04.55
Sebelum ke pokok permasalahan tidak salahnya untuk mengetahui budaya dan unsurnya. Apa itu budaya? . Budaya merupakan hal hal yang bersangkutan dengan budi dan akal atau suatu kebiasaan. Sebenarnya budaya memiliki beberapa fungsi yang diantaranya :
- Menjadi pedoman dalam bersifat dan bertingkah laku dimasyarakat. Tanpa pedoman memungkinkan seseorang menjadi amburadul
- Dapat mendatangkan rasa senang puas dan bahagia. Memang benar tanpa budaya apakah kita akan senang dan bahagia ? Pasti tidak. Terasa hampa kayak lagunya ungu
- Mempermudah manusia dalam memenuhi kebutuhannya
- Menjadi identitas dan kebanggaan dari suatu kelompok masyarakat, bangsa ataupun suku.
- Sarana berinteraksi dengan bangsa atau suku bangsa lain.

Budaya juga memiliki dua sifat yaitu:

1. Konkrit (nyata) : semua hasil yang dapat dilihat dan diraba. Contohnya bahasa setiap daerah di indonesia pasti memiliki ciri khas bahasa yang digunakan untuk saling berkomunikasi atau berhubungan sesama individu maupun kelompok. Bahasa juga sebagian dari hidup coba tanpa bahasa apa kita bisa melakukan interaksi dengan mudah? pasti tidak juga. Selain itu contohnya artefak, materi dll
2. Abstrak (tidak nyata) : hasil kebudayaan yang tidak bisa kita lihat dengan mata dan tidak dapat pula diraba tetapi bisa dirasakan. Contohnya gagasan manusia, norma-norma dll

Budaya juga memiliki unsur salah satunya kesenian, kesenian mengacu pada nilai keindahan (estetika) yang berasal dari ekspresi hasrat manusia akan keindahan sekitarnya. Sebagai makhluk yang mempunyai cita rasa tinggi manusia menghasilkan berbagai corak kesenian mulai dari perwujudan kesenian yang sederhana hingga perwujudan kesenian yang kompleks. Seperti kesenian khas ponorogo? Ya, Reyog dahulu kesenian ini pernah diakui oleh negara tetangga malaysia bahwa reyog merupakan asli dari negaranya. warga ponorogopun tidak tinggal diam saja bahkan bisa sampai se indonesia kalau Reog diakui oleh negara malaysia. Setelah melalui tahapan proses malaysiapun akhirnya meminta maaf atas kejadian tersebut. Tetapi setelah itu kenapa Reyog tidak dipentaskan, dimainkan dalam acara apapun, entah pameran, pementasan, peringatan 17 agustus dll. didaerah asalnya yaitu ponorogo. Kalaupun ada pasti cuma 1 kali dalam satu tahun pada waktu Bulan suro pagelaran seni reyog nasional. Dan anehnya lagi pemenang juara pertama bukan dari ponorogo melainkan dari daerah lain. Memang pernah sih ada 1 ataupun 2 . Tapi kenapa tidak pernah menjuarai secara berturut turut. Ayo warga ponorogo mari kita bangkit untuk menghidupkan dan melestarikan kebudayaan yang sudah ada sejak nenek moyang. Dan tidak kita pungkiri sebenarnya negara tercinta indonesia ini budayanya sudah mulai luntur karena pengaruh budaya asing. Cara masuknya pun juga beragam mulai dari penjajahan, dibawa oleh para pedagang, pengaruh media cetak, internet dsb. Cara berpakaian yang mengikuti budaya barat. Ayolah indonesia tunjukkan kalau budaya kita lebih bagus, lebih banyak dari yang lain didunia ini, pokoknya juara 1 dah. Kembalilah ke budayamu dahulu jangan tinggalkan!! Dan Buatlah budayamu sebagian dari hidupmu sobat kesimpulan dari artikel diatas memang benar kalau budaya merupakan sebagian dari hidup. Tanpa budaya kita akan hampa.

Sekian artikel dari kami semoga bermanfaat bagi semuanya. Terimakasih

Jumat, 15 Februari 2013

Apakah Budaya Itu?

Posted by Budayaku On 17.13

Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaianbangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.
 Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.
 Beberapa alasan mengapa orang mengalami kesulitan ketika berkomunikasi dengan orang dari budaya lain terlihat dalam definisi budaya: Budaya adalah suatu perangkat rumit nilai-nilai yang dipolarisasikan oleh suatu citra yang mengandung pandangan atas keistimewaannya sendiri."Citra yang memaksa" itu mengambil bentuk-bentuk berbeda dalam berbagai budaya seperti "individualisme kasar" di Amerika, "keselarasan individu dengan alam" di Jepang dan "kepatuhan kolektif" di Cina.
Citra budaya yang bersifat memaksa tersebut membekali anggota-anggotanya dengan pedoman mengenai perilaku yang layak dan menetapkan dunia maknadan nilai logis yang dapat dipinjam anggota-anggotanya yang paling bersahaja untuk memperoleh rasa bermartabat dan pertalian dengan hidup mereka.
Dengan demikian, budayalah yang menyediakan suatu kerangka yang koheren untuk mengorganisasikan aktivitas seseorang dan memungkinkannya meramalkan perilaku orang lain.


  • 3th Anniversary Lomba blog Ganesha techno 2013 Admin www.sterida.blogspot.com mengucapkan
  • Categories

  • Blogroll

  • About